0
pattern batik khas indonesia
pattern batik khas indonesia
Indonesia Batik Pattern
Indonesia Batik Pattern

Gubernur Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat

Dr. (H.C.) H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. (lahir 4 Oktober 1971), dikenal dengan sapaan Kang Emil adalah seorang arsitek dan politisi Indonesia. Saat ini, dia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak 2018. Ia terpilih bersama Uu Ruzhanul Ulum pada Pilgub Jabar. Sebelumnya, Ridwan menduduki posisi Wali Kota Bandung

Ridwan memasuki dunia politik pada 2013 dengan mengajukan diri sebagai calon Wali Kota Bandung. Ia pun diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera. Bersama dengan Oded Muhammad Danial, mereka memenangkan Pilkada Bandung dengan memperoleh 45,24% suara. Mereka dilantik pada 16 September 2013 oleh Gubernur Ahmad Heryawan.

KEHIDUPAN PRIBADI

Lahir di Bandung, Ridwan Kamil adalah anak kedua dari seorang akademisi di Universitas Padjadjaran, yakni Atje Misbach Muhjiddin. Ia menjalani sekolah di SMP Negeri 2 Bandung antara tahun 1984—1987 dan SMA Negeri 3 Bandung antara tahun 1987—1990. Ridwan Kamil kemudian melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandung dan lulus pada tahun 1995 dengan gelar Sarjana Teknik di bidang arsitektur. Kemudian, ia melanjutkan studinya di Universitas California, Berkeley selama dua tahun hingga memperoleh gelar Master of Urban Design.

Ridwan Kamil bertemu dengan kekasihnya, Atalia Praratya, ketika berada di sebuah pameran di Bandung, Jawa Barat. Saat itu, ia berusaha meyakinkan Nomi, ibunda Atalia, untuk dapat meminangnya Ia menjadi lelaki dengan urutan 42 yang menjadi kekasih bagi Atalia. Pada 7 Desember 1996, Ridwan Kamil menikahi Atalia Praratya dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Emmeril Kahn Mumtadz atau sering dipanggil Eril dan Camillia Laetitia Azzahra atau sering dipanggil Zara. Selain itu, mereka mengasuh anak yang mereka beri nama sebagai Arkana Aidan Misbach pada Juli 2020.

Pada 26 Mei 2022, putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz , bersama adik dan teman-temannya mengunjungi Sungai Aare, Bern, Swiss untuk berenang. Namun saat ingin naik ke permukaan, Emmeril Kahn Mumtadz terbawa oleh arus sungai, di mana ketika itu ia sempat diberikan pertolongan oleh temannya. Setelah dikabarkan tenggelam, Ridwan Kamil yang kala itu mengunjungi Britania Raya mengharuskan terbang ke Swiss untuk memastikan pencarian anak sulungnya tersebut, sehingga ia memperpanjang cuti sebagai gubernur hingga 4 Juni 2022. Selang beberapa hari kemudian, tepatnya pada 3 Juni 2022, pihak keluarga menyatakan bahwa Emmeril telah meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan dan diumumkan oleh pihak Kepolisian Swiss pada 9 Juni 2022.

KARIER

Ridwan Kamil memulai kariernya sebagai arsitek di beberapa perusahaan. Ia kemudian menjadi salah satu pendiri perusahaan konsultan bernama Urbane pada 2004. Pada 2013, Ridwan Kamil memulai kariernya di dunia politik dengan menyalonkan diri sebagai Wali Kota Bandung.

ARSITEK

Setelah lulus S-2 dari Universitas California, Berkeley, Ridwan Kamil melanjutkan pekerjaan profesional sebagai arsitek di berbagai firma di Amerika Serikat. Sebelumnya Ridwan Kamil memulai karier di Amerika sesaat setelah lulus S-1, akan tetapi hanya berkisar empat bulan ia pun berhenti kerja karena terkena dampak krisis moneter yang melanda Indonesia saat itu. Tidak langsung pulang ke Indonesia, dia bertahan di Amerika sebelum akhirnya mendapat beasiswa di University of California, Berkeley. Selagi mengambil S-2 di Universitas tersebut Ridwan Kamil bekerja paruh waktu di Departemen Perencanaan Kota Berkeley.

Pada 2002 Ridwan Kamil pulang ke Indonesia dan pada Juni 2004, ia mendirikan Urbane, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain. Urbane adalah perusahaan tata perkotaan yang didirikan oleh Ridwan Kamil pada bulan Juni tahun 2004 bersama teman-temannya seperti Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja dan Irvan W. Hafani.[16] Urbane telah dianugerahi beberapa penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards tiga tahun berturut-turut pada tahun 2008, 2009 dan 2010[17][18] dan juga BCI Green Award pada tahun 2009 atas projek desain Rumah Botol (dari botol bekas).[19] Ridwan Kamil sempat menjabat sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia, tetapi berhenti pada 2013 karena menjabat sebagai Wali Kota Bandung.

Ridwan Kamil sempat mengajar sebagai dosen di Program Studi Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung[20] hingga ia mengundurkan diri pada 2018 untuk mengikuti pemilihan gubernur.[21] Ia juga pernah menjabat sebagai Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong & San Francisco), dan SAA (Singapura).

WALI KOTA BANDUNG

Pada tahun 2013, Ridwan Kamil dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerakan Indonesia Raya sebagai wali kota Bandung dengan didampingi oleh Oded Muhammad Danial sebagai calon wakil wali kota.[23] Dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung pada 28 Juni 2013, pasangan ini unggul telak dari tujuh pasangan lainnya dengan meraih 45,24% suara.[24] Ridwan Kamil dan Oded Muhammad Danial resmi dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung periode 2013–2018 pada tanggal 16 September 2013.[25] Sebagai Wali Kota Bandung, salah satu program kerjanya adalah membuat Bandung Command Center, yaitu pusat kendali Kota Bandung.[26] Untuk mengatasi kemacetan di Jalan Cihampelas, Ridwan Kamil meresmikan jembatan pejalan kaki dari Cihampelas ke Tamansari pada tanggal 4 Februari 2017 yang dinamai Teras Cihampelas. Teras Cihampelas dibangun dengan anggaran Rp 45 miliar. Teras Cihampelas yang memiliki panjang 450 meter ini mampu menampung 180 pedagang.

TANDA KEHORMATAN

  • Rama Agung Adijaya Perkasa oleh Waruka Sakabumi Pajajaran — 2019
  • Lalaki Langit Lalanang Jagat oleh Barisan Olot Masyarakat Adat Jawa Barat — 2019

AKADEMIK

  • Sarjana Teknik oleh Institut Teknologi Bandung (1995)
  • Master of Urban Design oleh Universitas California, Berkeley (2001)
  • Doktor kehormatan Bidang Administrasi Publik oleh Universitas Dong-a (2019)
rumah-botol
masjid-al-safar
masjid-al-irsyad
1 of

議員

Special Member

JETRO
UNWTO
ERIA
Jica
CLAIR

Special Guest

Ministry of Home Affairs of the Republic of Indonesia
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia
Ministry of Tourism and Creative Economy of the Republic of Indonesia
Embassy of the Republic of Indonesia in Tokyo
Consulate General of the Republic of Indonesia Osaka Japan
Embassy of Japan in Indonesia
Embassy of the Republic Korea in Indonesia
Embassy of the People's Republic of China in Indonesia
Embassy of Malaysia in Indonesia
Embassy of the Republic of Philippines in Indonesia
Embassy of Vietnam in Indonesia

Observers

Kota Bandung
Kota Banjar
Kota Bekasi
Kota Bogor
Kota Cimahi
Kota Cirebon
Kota Depok
Kota Sukabumi
Kota Tasikmalaya
Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung Barat
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bogor
Kabupaten Ciamis
Kabupaten Cianjur
Kabupaten Cirebon
Kabupaten Garut
Kabupaten Indramayu
Kabupaten Karawang
Kabupaten Kuningan
Kabupaten Majalengka
Kabupaten Pangandaran
Kabupaten Purwakarta
Kabupaten Subang
Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sumedang
Kabupaten Tasikmalaya